Perkembangan Teknologi Luar Angkasa

Perkembangan Teknologi Luar Angkasa

Perkembangan Teknologi Luar Angkasa – Perkembangan teknologi luar angkasa ini semakin maju karena adanya modernitas yang jalan setiap tahun ke tahun.

Namun jika dilihat dari belakang ternyata perkembangan teknologi luar angkasa ini awal mulanya adalah salah satu senjata perang dunia.

Salah satu pemicu Perkembangan Teknologi Luar Angkasa ini yaitu pada saat Amerika dan Uni Soviet melakukan perang dingin, dimana kedua negara ini bersaing satu sama lain setelah perang dunia II selesai.

Hal ini dilakukan untuk membuktikan siapa yang alatnya paling canggih dan seringnya penjelajahan luar angkasa maka akan diakui kekuatannya oleh dunia.

Awal Perkembangan Teknologi Luar Angkasa

Berawal dari terciptanya roket V-2 atau Aggregat-4 oleh insiyur dan ilmuwan roket asal Jerman, Wernher Von Braun pada perang dunia II.

Selanjutnya yaitu, di dalam upaya penahanan diri Jerman pada perang dunia II, Jerman membuat program dinamakan America Bomber Project, dimana pesawat ini dibuat agar bisa lepas landas dari Jerman kemudian menjatuhkan bom di Amerika.

Lalu ada Little Boy dan Fat Man yang sebelumnya diciptakan oleh J.Robert Oppenheimer yang dimana kedua bom atom ini dijatuhkan di Jepang tepatnya di kota Hiroshima dan Nagasaki.

Perang Dingin Amerika dengan Uni Soviet

Dalam sejarah dunia, tercatat bahwa Uni Soviet berhasil meluncurkan satelit tanpa awak bernama Sputnik I pada 4 Oktober 1957. Yang dimana peluncuran tersebut membuat Amerika tidak mau kalah, sehingga Amerika pun melakukan riset untuk membalas Uni Soviet.

Amerika sehingga meluncurkan satelit pertamanya bernama Explore 1 tanggal 31 Januari 1958, setelah itu kedua negara tersebut bersaing secara sengit.

Seiring berjalannya waktu, manusia semakin mahir dalam menciptakaan teknologi-teknologi baru dana canggih. Pada tanggal 12 April 1961 dalam misi yang bernama Vostok 1.

Uni Soviet berhasil meluncurkan manusia ke luar angkasa dengan melibatkan seorang astronot yang pertama Yuri Gagarin (Yuri Alekseyevich Gagarin. Disusul oleh Amerika Serikat oleh astronot Alan B Shepard menggunakan kapsul Mercury I.

Pada 14 September 1959 Uni Soviet kembali meluncurkan satelit tanpa awak yaitu Lunik II yang mendaraat ke bulan.

Tercatat, bahwa satelit tersebut merupakaan satelit yang berhasil sampaai ke permukaan bulan. Setelah 7 tahun kemudiaan Uni Soviet berhasil mendaratkan Lunix IX.

Amerika Serikat berhasil mengejutkan dunia di tahun 17 Juli 1969, Amerika berhasil meluncurkan pendaratan pertama dengan manusia di bulan yaitu Neil Armstrong dan rekannya Edwin Adrin menggunakan satelit Apollo 11.

Adanya rivalitas 2 negara ini Uni Soviet dan Ameria Serikat berhasil terus untuk membuat Perkembangan Teknologi Luar Angkasa semakin maju. Dan kini hampir seluruh negara didunia bisa mengembangkan teknologi luar angkasa sendiri.

BACA JUGA: Planet Merkurius

Alat Hasil Perkembangan Teknologi Luar Angkasa

  • Satelit Komunikasi

Satelit Komunikasi yaitu untuk menyampaikan data dari satu tempat ke tempat yang lain menggunakan satelit komunikasi yang mengorbit bumi. Satelit ini digunakan untuk menonton film atau televisi, satelit ini adalah sebuah satelit tiruan yang dimana berfungsi untuk mentransmisikan sinyal menggunakan transponder dengan saluran pemancar dan penerima yang letak lokasinya itu berbeda.

  • Satelit pengamat Bumi

Dirancang sesuai namanya yaitu mengamati Bumi dari orbit, termasuk satelit mata-mata dan sejenisnya yang ditujukan untuk penggunaan non-militer seperti untuk pemamantauan di lingkungan, meteorologi, kartografi, dan lain-lain.

Satelit ini dapat membantu kita untuk memantau lingkungan kita, mengelola sumber daya kita, membantu menanggapi bencana dan memungkinkan untuk pembangunan. Satelit ini memberikan informasi penting seperti salinitas air laut, ketebalan es, kesehatan tanaman, dan bagaimana kualitas udara.

  • Satelit navigasi

Sistem navigasi satelit adalah sistem satelit buatan yang mampu memberikan posisi geospesifik di mana-mana di dunia. Dengan bantuan sistem ini, penerima elektronik kecil dapat menghitung posisinya, termasuk garis lintang, bujur, dan ketinggian dari permukaan laut rata-rata dengan presisi yang maksimal. Sinyal juga memungkinkan penerima elektronik untuk menghitung waktu lokal saat ini dengan akurasi tinggi, yang memungkinkan untuk menyikronkan waktu.

  • Mars Rover

Mars Rover merupakan kendaraan otomatis yang berfungsi untuk menyelidiki kondisi geografis dan geologis panet Mars dengan mengambil foto.

  • Perisai Panas Ablatif

Digunakan untuk melindungi dari tekanan panas yang diakibatkan kecepatan pesawat akibat tarikan gravitasi bumi yang bergesekan dengan atmosfer.

  • Aerobot

Robot kendaraan yang lebih ringan dari udara, dapat menyediakan platform untuk eksplorasi planet dan bulan dengan atmosfernya, seperti Venus, Mars, Titan, dan raksasa gas. Mereka dapat melakukan survei regional serta Aerobot juga dapat mengambil sampel permukaan area yang luas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *