Pengertian Saturnus Ciri dan Faktanya

Pengertian Saturnus Ciri dan Faktanya

Pengertian Saturnus Ciri dan Faktanya – Saturnus telah dikenal sejak zaman kuno. Planet ini dinamai dewa pertanian dan kekayaan Romawi, yang juga ayah dari Jupiter. Saturnus adalah salah satu planet yang menakjubkan di tata surya kita, yang membuat para astronom dari zaman kuno meneliti planet tersebut. Dikenal sebagai planet cincin, Saturnus memiliki cincin yang terdiri dari partikel-partikel es dan batuan.

Saturnus terletak sejauh sekitar 1,4 miliar kilometer dari Matahari. Menjadi planet terbesar setelah jupiter, dengan diameter sekitar 120.536 kilometer.

Ciri dari planet ini memiliki lapisan gas yang cukup tebal yang terdiri dari hidrogen dan helium, dan juga jejak dari unsur lainnya seperti metana dan amonia.

Memiliki atmosfer dengan angin yang kencang dan memiliki magnetosfera kuat untuk melindungi dari radiasi dan partikel bermuatan dan Matahari.

Planet ini dikelilingi oleh lebih dari 80 satelit alami atau bulan. Termasuk Titan yang merupakan satelit terbesar. Planet ini sudah menjadi penjelajahan dari wahana antariksa seperti Cassini Huygens.

Pengertian Saturnus Ciri dan Faktanya

Planet Saturnus memiliki julukan disebut “The Jewel of the Solar System” (Permata Tata Surya).

Berikut adalah Pengertian Saturnus Ciri dan Faktanya:

Planet Terbesar Kedua setelah Jupiter

Saturnus memiliki radius rata-rata sekitar 9 kali radius rata-rata bumi. Massa jenis rata-rata planet ini hanya 1/8 dari massa jenis rata-rata bumi. Tetapi dengan volume yang lebih besar dari bumi, Saturnus memiliki massa 95 kali massa bumi.

Memiliki diameter 120.536 km dengan jarak rata-rata matahaari 1433,5 juta kilometer dengan waktu rotasi 10 jam 40 menit sedangkan revlusinya adalah 29,42 tahun.

Planet Paling Datar

Saturnus memiliki diameter kutub 90 persen dari diameter ekuatornya, hal ini yang disebabkan oleh kepadatan yang rendah dan rotasinya yang cepat sehingga menjadi satu-satunya planet dengn massa yaang lebih rendah dari massa jenis air yaitu 30%.

Meskipun memiliki inti planet yang jauh lebih padat dari air, planet ink hanya memiliki massa jenis relatif 0,96 g/cm3 karena aatmosfernya yang mengandung gas. Sedangkan massa Saturnus 90 kali dari massa bumi.

Terdiri Dari Gas Hidrogen

Pengertian Saturnus Ciri dan Faktanya

Planet tersusun dari gas karen ahidrogen dan helium merupakan penyusun utama planet ini dan tidak memiliki ukuran padat namun diperkirakan inti dari planet ini padat. Bentuk dari planet ini seperti tertekan pipih di sepanjang sumbu dari kutub ke kutub sehingga terdapat tonjolaan di sekitar khatulistiwa.

Bentuk ini muncul diakibatkan rotasi dari Saturunus sendiri yang menyebabkan radius khatulistiwa 60.268 kilometer hampir 10% lebih besar dari radius 54.364 kilometer dari kutub ke kutub.

Permukaan Saturnus Tidak Bisa Dipijak

Karena planet ini sebagian besar terbuat dari gas dan sebagian dari helium, hidrogen juga metana. Planet bercincin ini adalah planet yang paling tidak padat dari planet yang berunsur gas lainnya. Jika semisal memiliki kolam besar yang ukurnnya sebesar planet ini lalu Saturnus ditaruh diatasnya maka planet ini akan mengambang.

Saturnus Dengan Angin Kencangnya

Penyusun Saaturnus adalah hidrogen dan helium. Sehingga planet ini memiliki angin kencang bahkan melebihi badai yang ada di bumi. Angin tersebut berputar tanpan henti di ekuatornya dengna kecepatan 1.100 km/jam.Angin di khatulistiwa bisa mencapai 1.80 kilometer per jam. Sedangkan di bumi angin tercepat sekitar 400 kilometer per jam.

Objek yang Bisa dilihat

Walaupun letaknya terjauh namun planet ini dapat diliht dengan teleskop atau teropong kecil, juga menjadi objek kelima paling terang di tata surya.

Memiliki 146 Bulan

Saturnus dikelilingi oleh 146 bulan atau satelit alami. Beberapa diantaranya terdapat bulan yang besar seperti Rhea dan Titan sementara ukuran lainnya lebih kecil. Titan menjadi salah satu yang menarik, karena memiliki atmosfer yang nitrogennya melimpah lalu permukaannya yang dipenuhi danau metana cair dan lanskap yng ditutupi lapisan es nitrogen.

Atmosfer

Strunus Didominasi oleh hidrogen 96,3% dari molekul serta helium sebanyaak 3,25% namun jumlah heliumnya masih kalah dengan jumlah helium miliki matahari. Massa total helium dari planet bercincin ini diperikan sekitar 19-31 dari massa bumi, Sebagian massanya terletak pada inti planet.

Jejak dseperti amonia, asetilena , etana, propana fosfin, dan metana ditemukan juga di atmosfer Saturnus. Awan planet ini terdiri dari kristal amonia sedangkan yang bawah terdiri dari amonium hidrosulfida atau air.

BACA JUGA: Jupiter & 4 Teori Terbentuknya Tata Surya

Memiliki Cincin yang Besar

Pengertian Saturnus Ciri dan Faktanya

Cincin panet ini sebagian besar terdiri dari bongkahan es dan sejumlah kecil debu karbon. Cincin terbentang lebih dari 120.700 kilometer namun memiliki ketebalan hanya 20 meter yang dimana itu tipis.

Semua planet yang terdiri dari gas memiliki cincin namun tidak ada yang seluas planet ini. Cincin Saturnus ditemukan oleh Galileo Galilei di tahun 1610 yang pada saat itu dia mengamatinya menggunakan teleskop.

Cincin ini terdiri dari miliaran partikel yang ukurannya berkisar dari butiran debu kecil hingga obejk yang sebesar gunung. Dan diyakini bersal dari komet asteroid atau bahkan bulan yang pecah.

Pola Pita Atmosfer Saturnus

Memiliki pola pita yang mirip dengan jupiter tetapi pita Saturnus jauh lebih redup dan jauh lebih luas di dekat bidang khatulistiwa. Pola pitanya menggunakan istilah sama dengan yang digunkan untuk menggambarkan pola pada Jupiter. Wahana antariksa Voyager berhasil mengamati pola awan yang halus dan belum pernah terlihat sebelumnya ketika melewati Saturnus pada 1980-an.

Magnetosfer

Melansir NASA, Medan magnet Saturnus lebih kecil daripada Jupiter tetapi masih 578 kali lebih kuat dari medan magnet Bumi. Saturnus, cincinnya, dan satelitsepenuhnya berada di dalam magnetosfer yang sangat besar. Wilayah di luar angkasa di mana partikel bermuatan secara lebih besar dipengaruhi oleh medan magnet Saturnus daripada oleh angin matahari.

Aurora terjadi ketika partikel bermuatan berputar masuk ke atmosfer planet sepanjang garis medan magnet. Di Bumi, partikel bermuatan ini berasal dari angin matahari. Cassini menunjukkan bahwa setidaknya beberapa aurora di planet ini mirip dengan yang ada di jupiter dan sebagian besar tidak terpengaruh oleh angin matahari.

Sebaliknya, aurora ini disebabkan oleh kombinasi partikel yang dikeluarkan dari bulan-bulan Saturnus dan laju rotasi medan magnet Saturnus yang cepat. Namun, aurora “non-bersumber matahari” ini belum sepenuhnya dipahami.

Fakta

  • Saturnus Mengorbit Matahari dengan periode revolusi 29,46 tahun, dimana matahari, bumi dan Saturnus berada dalam satu garis lurus setiap 387 hari. Saturnus juga berotasi dengan cepat.
  • Memiliki jarak dengan bumi sekitar 1,4 miliar kilometer atau sekitar 9 kali jarak bumi ke matahari.
  • Cuaca yang ekstrim karena memiliki badai yang sangat besar.

Terdapat penelitian mendalam tentang Saturnus dan kita telah memperoleh wawasan yang menakjubkan tentang kekayaan alam semesta. Saturnus, dengan cincinnya yang spektakuler dan magnetosfer yang kuat ini menyajikan misteri yang menantang dan peluang untuk memahami lebih dalam bagaimana planet ini terbentuk dan mempertahankan lingkungan uniknya.

Penemuan oleh misi luar angkasa seperti Cassini membawa kita lebih dekat ke pemahaman tentang aurora Saturnus, yang ternyata memiliki sumber yang tidak sepenuhnya berasal dari matahari. Meskipun begitu, masih banyak yang perlu dipelajari dan dipahami tentang fenomena alam ini.

Dengan terus menggali rahasia Saturnus, kita dapat memperluas pengetahuan kita tentang Tata Surya dan mendapatkan perspektif yang lebih dalam tentang planet yang luar biasa ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *